Top
My Views
  • Sampai Depan Pintu: Kumpulan Lakon Monolog

    Penilaian :
    0.0/5.0
    (0 ulasan) Kondisi : Baru Stok : 5 tersedia Terjual : 0 produk

    Rp 65.000

    Simulasi Cicilan mulai dari
    Cicilan Tanpa Kartu Kredit
    Dapatkan 65 Koin Blanja ?
    Dapatkan 1 Koin Blanja setiap pembelian produk kelipatan Rp. 1000
    Jumlah
    Hitung Biaya Kirim

    Dikirim ke
    {{ selectedDaerah }}
    Pengiriman
    Pilih Kurir
    • Pilih Kurir
    • Kurir Standar
    • JNE
    • Pos Indonesia
      Biaya

      -

      Jaminan Keamanan Terpercaya dengan ribuan penjual terbaik, pesanan kamu pasti sampai atau garansi uang kembali.

      Sampai Depan Pintu, adalah kumpulan naskah lakon monolog karya Whani Darmawan. Di Dalamnya berisi 31 naskah lakon monolog berdurasi pendek dengan tantangan karakter tokoh yang menarik. Sangat cocok untuk kebutuhan pertunjukan drama monolog baik untuk bahan pembelajaran, pementasan mandiri maupun dalam rangka mengikuti berbagai festival pertunjukan monolog.


      Komentar untuk buku ini : 

      Whani Darmawan adalah sosok yang genap. Ia tidak hanya aktor panggung, namun juga pendongeng

      yang adekuat. Tubuhnya hidup. Setiap gerak-gerik Whani, bahkan diamnya, adalah

      kewajaran yang tak lagi mencitrakan akting. Ruhani aktor yang juga pesilat ini

      juga terus bertumbuh menguat. Dan, kehadiran Kumpulan Lakon Monolog “Sampai Depan Pintu” ini meneguhkan semua

      itu. Whani menghadirkan dunia sunyi dalam ciri perenungannya untuk kita.

      Selamat membaca khazanah kebatinan Whani Darmawan dalam memandang kehidupan.

      ~ Candra Malik, Sastrawan sufi.


      Karya ini adalah hadiah bagi kita semua. Tigapuluh satu monolog sudah diterbitkan. Lakon ini,

      harus dibaca dengan sangat asyik. Jika kita membaca, singgahlah ke hal-hal

      lain, yang mungkin saja berbeda dengan apa yang ada dalam monolog itu. Ada

      banyak perkara yang bisa saja muncul dan menjadi sesuatu yang sungguh-sungguh

      berharga bagi hdup kita. Whani Darmawan, karyamu sungguh sangat mengilhami aku.

      Terima kasih.

      ~ Nano Riantiarno, pimpinan dan sutradara Teater Koma Jakarta


      Dengan berdiri di dua kaki yang berbeda; seni peran dan seni bela diri, Whani memiliki

      sensitivitas yang menarik dalam menjaga irama, struktur, dan konflik dalam

      naskah-naskah tersebut. Ia mematuhi konsep Menyerang-Bertahan. Mengerti kapan

      pemain mengolah nafas melalui gerak atau aksi berantai serta kapan mengambil

      jeda. Hal ini terlihat dari pengaturan nebentext

      dan hauptext-nya. Seperti ying-yang.

      ~Abdi Karya, Penyunting


      Secara tematik 31 monolog yang ditulis Whani Darmawan menjadi 31 ragam daya tarik tantangan

      keaktoran. Selain memiliki konteks dengan perkembangan situasi sosial politik

      Indonesia mutakhir, terkaca melalui teks-teks tersebut pencarian-pencarian

      Whani Darmawan yang memang penulis sekaligus aktor. Saya berani

      merekomendasikan buku ini bagi seluruh aktor di Indonesia (laki-laki maupun

      perempuan), terutama bagi proses pembelajaran di berbagai program studi seni

      Teater di Indonesia.

      ~ Wendy HS, aktor, sutradara, dosen teater Institut Seni Indonesia Padangpanjang, pimpinan Indonesia Performance

      Syndycate Padangpanjang.


      Lihat Lebih Banyak
      Kategori : Novel & Sastra
      Berat : 0.23 kg
      Dimensi : 1 x 1 x 1 (cm)

      Belum ada Ulasan

      Produk Rekomendasi

      Simulasi Cicilan

      Your message has been sent successfully

      QR Code

      Kode QR digunakan untuk transaksi di aplikasi Blanja

      Gambar 1 dari 1
      LOADING